Aksi 26 April 2011

Tanggal 26 April 2011 diadakan aksi demo yang dilakukan oleh mahasiswa UPI di kampus UPI sendiri. Aksi ini merupakan reaksi dan pernyataan sikap dari dikeluarkannya beberapa kepeutusan-keputusan dan peraturan retor yang dianggap sebagai intervensi dan komersialisasi UPI. Aksi yang melibatkan seluruh mahasiswa dan ormawa UPI ini berlangsung cukup aman dan tertib dengan kesadaran dari mereka para mahasiswa yang berpendidikan yang menuntut keadilan serta kebijakan dari para pejabat universitas. Aksi ini dimulai dari berkumpulnya mahasiswa di depan gedung PKM dilanjutkan dengan mengelilingi UPI dengan meneriakan aspirasi mereka agar seluruh mahasiswa di UPI yang tidak mengikuti aksi itu mengetahui apa yang terjadi dalam kampus mereka dan tentunya agar aspirasi-aspirasi yang mereka miliki dapat di dengar oleh para pejabat-pejabat universitas dan berakhir di depan gedung rektorat UPI ini berlasung dari pukul 08.00 sampai dengan selesai.

Berikut beberapa peyataan yang dinyatakan oleh mahsiswa dan seluruh Ormawa UPI yang diwakili oleh Presiden REMA UPI:

  1. Menolak atas pemberlakuan Peraturan Rektor No. 8052/II40/HK/2010 tentang organisasi kemahasiswaan di lingkungan UPI yang merupakan bentuk intervensi universitas atas organisasi kemahasiswaan dan menuntut pencabutan atas peraturan tersebut sebagai bentuk kedaulatan mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan.
  2. Menolak atas pemberlakuan Peraturan Rektor No. 0654/H40/KU/2011 tentang biaya bagi pendidikan mahasiswa baru UPI jalur SNMPTN tahun akademik 2011/2012 yang merupakan bentuk komersialisasi atas pendidikan di UPI dan menuntut pencabutan atas peraturan tersebut sebagai bentuk hilangnya komersialisasi pendidikan di UPI
  3. Menolak atas pemberlakuan Peraturan Rektor No. 2050/UN40/HK/2011 tentang pemberlakuan tarif parkir berbayar yang merupakan bentuk komersialisasi atas fasilitas negara yang menjadi hak guna pakai dari UPI dan menuntut pencabutan atas peraturan tersebut sebagai bentuk dihapusnya komersialisasi fasilitas di UPI
  4. Menuntut dilibatkannya mahasiswa sebagai stakeholder terbesar UPI yang direpresentasikan oleh organisasi kemahasiswaan dalam setiap pengambilan kebijakan baik dalam hal kemahasiswaan atau kebijakan-kebijkan lain yang mempunyai efek kepada mahasiswa dan masyarakat pada umumnya.

Itulah yang mahasiswa nyatakan pada saat melakukan aksi kemarin.  Sebaiknya, ketika membuat kebijakan yang pro trehadap rakyat (mahasiswa), jangan menjadikan mahasiswa sebagai komoditas untama untuk perbinsnisan, ketika kebijakan itu mengambil mahasiswa sebagai objek seharusnya mendatangkan mahasiswa yang notabenenya netral dan memperjuangkan mahasiswa sebagai representasi perjuangan.  jadikanlah semua ini sebagai bahan pembelajaran bagi kita kedepannya dalam  mengambil suatu kebijakan dan keputusan. Semoga apa yang kita suarakan dapat didengar dan dapat membangun kerjasama antara pihak Rektorat UPI dengan mahasiswanya agar tecipta kampus yang aman dan damai, dapat saling mendengarkan berbagai aspirasi dari semua pihak sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dan tidak mencoreng nama baik kampus kita tercinta UPI

kegiatan saat mahasiswa mengelilingi kampus untuk mengeluarkan aspirasi mereka..

    • Pendidik
    • April 27th, 2011

    Dahsyat…Luar biasa…
    Teruslah bergerak utk sebuah perubahan yg besar…

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: